Semarakkan Hari Kartini 2026, Siswa MIN 5 Semarang Tampil Memukau dengan Busana Adat Nusantara

Jambu – Suasana berbeda tampak di halaman MIN 5 Semarang pada pagi ini 21/4/2026). Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2026, seluruh civitas akademika menyelenggarakan rangkaian kegiatan meriah yang memadukan khidmatnya upacara dengan kreativitas seni budaya.
Upacara Bendera: Pesan Emansipasi dari Pembina
Rangkaian acara dimulai tepat pukul 07.15 WIB dengan pelaksanaan Upacara Bendera. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Ibu Juwariyah. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya meneladani semangat perjuangan R.A. Kartini, terutama dalam hal kegigihan menuntut ilmu dan menjaga martabat bangsa. Habis gelap terbitlah terang menjadi slogan dari R.A Kartini.

Upacara berlangsung khidmat, dengan pemandangan unik di mana peserta upacara mengenakan berbagai pakaian adat dari seluruh penjuru Indonesia, mencerminkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Rangkaian Lomba dan Kreativitas Siswa
Setelah upacara selesai, kemeriahan berlanjut dengan berbagai perlombaan yang diikuti oleh siswa-siswi dari seluruh jenjang kelas. Kegiatan ini dirancang untuk mengasah bakat sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Beberapa agenda utama hari ini meliputi:
- Fashion Show Busana Adat: Ajang unjuk gigi para siswa di atas catwalk dengan mengenakan pakaian tradisional yang anggun dan gagah.
- Lomba Paduan Suara: Setiap perwakilan kelas berkompetisi menyanyikan lagu nasional "Ibu Kita Kartini" dengan penuh penghayatan.
- Lomba Mewarnai: Khusus untuk kelas rendah, dilaksanakan lomba mewarnai gambar tokoh R.A. Kartini sebagai bentuk pengenalan sejarah sejak dini.

Apresiasi Kepala Madrasah
Kepala MIN 5 Semarang, Lestariyo, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas antusiasme seluruh warga madrasah. Beliau merasa bangga melihat keberagaman pakaian adat yang dikenakan oleh para siswa maupun bapak/ibu guru.
"Melihat anak-anak dan para guru mengenakan macam-macam pakaian adat daerah hari ini adalah pemandangan yang luar biasa. Ini bukan sekadar seremoni, tapi bentuk apresiasi kita terhadap keragaman budaya yang diperjuangkan oleh para pahlawan, termasuk Ibu Kartini," ungkap Lestariyo.
Dengan adanya peringatan ini, diharapkan semangat R.A. Kartini tetap hidup dalam sanubari siswa-siswi MIN 5 Semarang untuk terus berprestasi dan berakhlakul karimah di masa depan. (rwr)
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Siswa MIN 5 Semarang Antusias Ikuti Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran dari Damkar Kab. Semarang
Jambu, MIN 5 Semarang - Halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Semarang mendadak riuh dan penuh semangat pada Kamis (15/10/2026) pagi. Mulai pukul 09.00 WIB, puluhan siswa-siswi tam
Server Pusat Sempat Bermasalah, Hari Pertama AKGTK Kemenag 2026 Diwarnai Kendala Teknis
Jambu, Semarang — Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Kementerian Agama (Kemenag) Tahun 2026 resmi dimulai serentak pada Senin, 5 Oktober 2026. Kegiatan ini di
Selamat Hari Batik Nasional Tahun 2026
Setiap helai benang menyimpan cerita, setiap goresan canting melukiskan cinta. Batik adalah bukti betapa indahnya karya jemari Indonesia. Selamat Hari Batik Nasional! Tetap bangga, teta
Kemeriahan Hari Anak Nasional 2026 di MIN 5 Semarang: Melestarikan Dolanan Tradisional dan Budaya Literasi
Jambu (23/7) — Suasana gembira dan penuh keceriaan menyelimuti halaman MI Negeri 5 Semarang pada Kamis (23/07/2026). Seluruh siswa-siswi, guru, dan tenaga kependidikan berkumpul b
Sambut Tahun Ajaran Baru, MIN 5 Semarang Gelar MATAMUDA 2026 Berslogan
Jambu – Mengawali Tahun Ajaran 2026/2027, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Semarang (MIN 5 Semarang) resmi membuka kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) bagi para peserta
